Sabtu, 28 Januari 2017

jangan melarang anak main gadget

saat ini perseteruan anak dan orang tua banyak yang bersumber dari gadget ... ya ketika gadget sudah menjadi barang mainan yang super bisa super canggih maka anak yang memang suka bermain akan memainakan mainnya dengan jangka waktu yang lama sampai lupa makan dan lupa belajar. gadget yang bisa mendownload berbagai mainan akan sangat digemari anak apalagi kalau mainnya bersama kawan kawan yang lain itu pasti membuat anak semakin betah.
ketika anak menginjak remaja maka orientasi mainan game beralih ke medsos mereka sudah mulai menjalin interaksi dengan orang orang yang tergabung di medsosnya. Remaja yang mulai menampilkan siapa dirinya dari pencarian identias dirinya mulai di lakukan dengan gaya selfi yang berbagai macam
baik saya akan berpendapat jangan sampai orang tua berseteru dengan anak gara gara gadget. Orang tua harus berempati kepada anak tentang hobi dan mungkin kecanduan si anak. ya ujung ujungnya pendekatan orang tua adalah yang terpenting. Melarang anak dengan emosi marah akan menimbulkan kemarahan kepada anak. dan apa jadinya jika maksud baik tapi akhirnya malah sama sama tidak baik.
saya selalu menekankan bahwa komunikasi memegang peranan sangat penting dalam dunia pengasuhan sekarang ini. cobalah orang tua belajar bagaimana NLP bekerja. Kalau orang tua mampu mempengaruhi konsumen nya untuk membeli produknya tapi kenapa dengan anak sendiri kemampuan komunikasi ini nol besar. Dengan konsumen bisa berdamai tapi dengan anak malah perang tiap hari.Kalau orang tua mampu mempengaruhi konsumennya untuk membeli
baik mari kita pelajari cara komunikasi ini yang mana nantinya tidak asal melarang anak untuk tidak main gadget. yang pertama adalah bagaimana menerima anak bahwa anak sudah kecanduan gadget atau hobi gadget. Kerelaan ini penting sebagai dasar orang tua untuk memahami perilaku anak. Rela atau bahasa agamanya ridho berarti memberikan anak penguatan positif kepada anak untuk mengurangi main gadgetnya. Pada dasarnya anak sekarang sudah sangat cerdas. Kalau ditanya dia sebenarnya mengerti kalau orang tua nya itu tidak suka di main gadget tapi dia sendiri tidak bisa keluar dari berain gadget. jadi yang penting sekarang adalah bagaimana meridhoi anak dalam hal ini.
yang kedua adalah menegakka aturan yang jelas. Misalnya kalau mendengar adzan atau saat belajar atau saat makan bermain harus berhenti dan gadget harus mau untuk disita. disini adalah aturan yang ditegakkan bersama antara anak dan orang tua . dan orang tua harus otoriter, berikan penjelasan secukupnya kenapa orang tua menerapkan aturan ini. jadi orang tua harus menang tidak boleh kalah, jadi orang tua harus otoriter dalam hal ini. nah jika anak sudah menyutujui (dan tidak ada alasan untuk tidak menyutujui) maka harus ditegakkan dengan memberikan sangsi yang jelas yaitu hape disita , internet mati atau lainya. berikan peringatan untuk berhenti dan jika tidak mau maka minta gadget dengan paksa. jangan banyak omong kepada anak langsugn saja ambil tindakan.
yang terakhir adalah orang tua jangan menunjukkan kalau dirinya juga maniak gadget. misalnya ketika makan bersama maka hindari mainan hp. Jika sedang ngobrol dengan anak .. jangan sambil memegang hp atau gadget apalagi dengan membalas komentar membalas WA. orang tua harus menerapkan pada diri sendiri bahwa menjawab whatsapp atau membalas status di FB tidaklah wajib, bahkan untuk kondisi tertentu adalah makruh, bahkan bisa haram... (untuk diri sendiri)
ya dengan 3 tips itu semoga bisa menggantikan cara kita untuk melarang secara langsung terhadap hobi si anak dan semoga manfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar