Jumat, 21 April 2017

jangan buru buru minum obat tidur, selesaikan masalah psikisnya

kebanyakan pasien yang dikirim ke kami sudah terlanjur minum obat tidur, baru ke kami setelah mengalami efek samping dari obat tidur misalnya yang kepala pusing, perut mual, tidak bisa tidur lagi meski sudah minum obat, ketergantungan dan lainnya. Klien baru sadar ketika yang menjadi masalah sebenarnya adalah stressnya bukan tidurnya, tidur hanya sebagai gejala dari akar masalah. Pananganan yang salah ini seharusnya bisa di ketahui sejak awal, dari penyembuh pun harusnya bijaksana dalam memberikan obat tidur. Perlu adanya pemeriksaan psikologi jika pasien mengalami gangguan tidur apakah memang karena masalah fisik biologis atau masalah kejiwaan. Jika memang masalah kejiwaa sebaiknya di konsulkan ke psikolog. Ada dua terapi yang akan dijalankan oleh psikolog terkait dengan gangguan tidur. Yang pertama akan dibahas permasalahan psikisnya yang kedua akan diberikan psikoterapi yang sesuai dengan gangguan yang dialami pasien. Dengan demikian pasien mendapatkan pengobatan dan penanganan yang sesuai dengan meminimalkan efek samping dari penggunaan obat yang merugikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar